Bagi Souvenier utk insan yang kita hargai...

Followers

Sunday, April 11, 2010

Tutuplah Aib Saudaramu..

Pengulang Cetak : Abu Faris 'Audah Abdul Hadi
Penulis: al-Ustadzah Ummu Ishaq al-Atsariyyah
Editor: Ummu Sofiyyah Raja Nur Hidayah

Sekadar peringatan buat diri dan sahabat2..Mudah-mudahan kita mampu menjaga aib diri dan saudara kita juga. Semuanya kerana,

KITA ADALAH MUSLIM!!


Saudariku muslimah…

Bagi kebanyakan kaum wanita, ibu-ibu ataupun remaja puteri, mengumpat membicarakan aib, cacat, atau cela yang ada pada orang lain bukanlah perkara yang besar. Bahkan di mata mereka terasa remeh, ringan dan begitu mudah terpancul dari lisan. Seolah-olah percakapan tidak seronok bila tidak membicarakan kekurangan orang lain. “Si Fulanah begini dan begitu…”. “Si ‘Alanah orangnya suka ini dan itu…”. Ketika asyik membicarakan kekurangan orang lain seakan lupa dengan diri sendiri. Seolah diri sendiri sempurna tiada cacat dan cela. Ibarat kata pepatah, “Kuman di seberang lautan tampak, gajah di pelupuk mata tiada tampak.”

Perbuatan seperti ini selain tidak patut/tidak baik menurut perasaan dan akal sihat kita, ternyata syariat yang mulia pun mengharamkannya bahkan menekankan untuk melakukan yang sebaliknya iaitu menutup dan merahsiakan aib orang lain.

Ketahuilah wahai saudariku, siapa yang suka menceritakan kekurangan dan kesalahan orang lain, maka dirinya pun tidak aman untuk diceritakan oleh orang lain. Seorang ulama salaf berkata, “Aku mendapati orang-orang yang tidak memiliki cacat/cela, lalu mereka membicarakan aib manusia maka manusia pun menceritakan aib-aib mereka. Aku dapati pula orang-orang yang memiliki aib namun mereka menahan diri dari membicarakan aib manusia yang lain, maka manusia pun melupakan aib mereka.”1

Tahukah engkau bahawa manusia itu terbahagi dua:

Pertama: Seseorang yang tertutup keadaannya, tidak pernah sedikitpun diketahui berbuat maksiat. Bila orang seperti ini tergelincir dalam kesalahan maka tidak boleh menyingkap dan menceritakannya, kerana hal itu termasuk ghibah (mengumpat) yang diharamkan. Perbuatan demikian juga bererti menyebarkan kejelekan di kalangan orang-orang yang beriman. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
إِنَّ الَّذِيْنَ يُحِبُّوْنَ أَنْ تَشِيْعَ الْفَاحِشَةُ فِي الَّذِيْنَ آمَنُوا لَهُمْ عَذَابٌ أَلِيْمٌ فِي الدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ
Sesungguhnya orang-orang yang menyenangi tersebarnya perbuatan keji2 di kalangan orang-orang beriman, mereka memperoleh azab yang pedih di dunia dan di akhirat…. [Surah an-Nur: 19]

Kedua: Seorang yang terkenal suka berbuat maksiat dengan terang-terangan, tanpa malu-malu, tidak peduli dengan pandangan dan ucapan orang lain. Maka membicarakan orang seperti ini bukanlah ghibah (mengumpat). Bahkan harus diterangkan keadaannya kepada manusia hingga mereka berhati-hati dari kejelekannya. Kerana bila orang seperti ini ditutup-tutupi kejelekannya, dia akan semakin bernafsu untuk berbuat kerosakan, melakukan keharaman dan membuat orang lain berani untuk mengikuti perbuatannya3.

Saudariku muslimah…

Engkau mungkin pernah mendengar hadits Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang berbunyi:

مَنْ نَفَّسَ عَنْ مُؤْمِنٍ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ الدُّنْيَا، نَفَّسَ اللهُ عَنْهُ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ، وَمَنْ يَسَّرَ عَلَى مُعْسِرٍ يَسَّرَ اللهُ عَلَيْهِ فِي الدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ، وَمَنْ سَتَرَ مُسْلِمًا سَتَرَهُ اللهُ فيِ الدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ، وَاللهُ فِي عَوْنِ الْعَبْدِ مَا كَانَ الْعَبْدُ فِي عَوْنِ أَخِيْهِ

Siapa yang melepaskan dari seorang mukmin satu kesusahan yang sangat dari kesusahan dunia nescaya Allah akan melepaskan darinya satu kesusahan dari kesusahan di hari kiamat. Siapa yang memudahkan orang yang sedang kesulitan nescaya Allah akan memudahkannya di dunia dan nanti di akhirat. Siapa yang menutup aib seorang muslim nescaya Allah akan menutup aibnya di dunia dan kelak di akhirat. Dan Allah senantiasa menolong hamba-Nya selama hamba-Nya itu menolong saudaranya….” [HR. Muslim no. 2699]

Bila demikian, engkau telah tahu keutamaan orang yang suka menutup aib saudaranya sesama muslim yang memang menjaga kehormatan dirinya, tidak dikenal suka berbuat maksiat namun sebaliknya di tengah manusia dia dikenal sebagai orang baik-baik dan terhormat. Siapa yang menutup aib seorang muslim yang demikian keadaannya, Allah Subhanahu wa Ta’ala akan menutup aibnya di dunia dan kelak di akhirat.

Namun bila di sana ada kemaslahatan atau kebaikan yang hendak dituju dan bila menutupnya akan menambah kejelekan, maka tidak apa-apa bahkan wajib menyampaikan perbuatan jelek/aib/cela yang dilakukan seseorang kepada orang lain yang boleh memberinya hukuman. Jika dia seorang isteri maka disampaikan kepada suaminya. Jika dia seorang anak maka disampaikan kepada ayahnya. Jika dia seorang guru di sebuah sekolah maka disampaikan kepada mudir-nya (pengurus sekolah). Demikian seterusnya4.

Yang perlu diingat, wahai saudariku, diri kita ini penuh dengan kekurangan, aib, cacat, dan cela. Maka sibukkan diri ini untuk memeriksa dan menghitung aib sendiri, nescaya hal itu sudah menghabiskan waktu tanpa sempat memikirkan dan mencari tahu aib orang lain. Lagi pula, orang yang suka mencari-cari kesalahan orang lain untuk dikupas dan dibicarakan di hadapan manusia, Allah Subhanahu wa Ta’ala akan membalasnya dengan membongkar aibnya walaupun dia berada di dalam rumahnya. Sebagaimana disebutkan dalam hadits Abu Barzah Al-Aslami radhiyallahu ‘anhu dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam:
يَا مَعْشَرَ مَنْ آمَنَ بِلِسَانِهِ وَلَمْ يَدْخُلِ اْلإِيْمَانُ قَلْبَهُ، لاَ تَغْتَابُوا الْمُسْلِمِيْنَ، وَلاَ تَتَّبِعُوْا عَوْرَاتِهِمْ، فَإِنَّهُ مَنِ اتَّبَعَ عَوْرَاتِهِمْ يَتَّبِعِ اللهُ عَزَّ وَجَلَّ عَوْرَاتِهُ، وَمَنْ يَتَّبِعِ اللهُ عَوْرَتَهُ يَفْضَحْهُ فِي بَيْتِهِ
Wahai sekalian orang yang beriman dengan lisannya dan iman itu belum masuk ke dalam hatinya5. Janganlah kalian mengumpat kaum muslimin dan jangan mencari-cari/mengintai aurat6 mereka. Kerana orang yang suka mencari-cari aurat kaum muslimin, Allah akan mencari-cari auratnya. Dan siapa yang dicari-cari auratnya oleh Allah, niscaya Allah akan membongkarnya di dalam rumahnya (walaupun ia tersembunyi dari manusia).” [HR. Ahmad 4/420, 421,424 dan Abu Dawud no. 4880. Kata Asy-Syaikh Al-Albani rahimahullahu dalam Shahih Abi Dawud: “Hasan shahih.”]

Abdullah bin ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma menyampaikan hadits yang sama, dia berkata, “Suatu hari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam naik ke atas mimbar, lalu menyeru dengan suara yang tinggi:
يَا مَعْشَرَ مَنْ أَسْلَمَ بِلِسَانِهِ وَلَمْ يُفْضِ اْلإِيْمَانُ إِلَى قَلْبِهِ، لاَ تُؤْذُو الْمُسْلِمِيْنَ، وَلاَ تُعَيِّرُوْهُمْ، وَلاَ تَتَّبِعُوْا عَوْرَاتِهِمْ، فَإِنَّهُ مَنْ تَتَبَّعَ عَوْرَةَ أَخِيْهِ الْمُسْلِمِ تَتَبَّعَ اللهُ عَوْرَتَهُ، وَمَنْ يَتَّبِعِ اللهُ عَوْرَتَهُ، يَفْضَحْهُ وَلَوْ فِي جَوْفِ رَحْلِهِ
Wahai sekalian orang yang mengaku islam dengan lisannya dan iman itu belum sampai ke dalam hatinya. Janganlah kalian menyakiti kaum muslimin, janganlah menjelekkan mereka, jangan mencari-cari aurat mereka. Kerana orang yang suka mencari-cari aurat saudaranya sesema muslim, Allah akan mencari-cari auratnya. Dan siapa yang dicari-cari auratnya oleh Allah, nescaya Allah akan membongkarnya walau ia berada di tengah tempat tinggalnya. [HR. at-Tirmidzi no. 2032, dihasankan Asy-Syaikh Muqbil rahimahullahu dalam Ash-Shahihul Musnad Mimma Laisa fish Shahihain, hadits no. 725, 1/581]

Dari hadits di atas tergambar pada kita betapa besarnya kehormatan seorang muslim. Sampai-sampai ketika suatu hari Abdullah bin ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma memandang ke Ka’bah, dia berkata:
مَا أَعْظَمَكِ وَأَعْظَمَ حُرْمَتَكِ، وَالْمُؤْمِنُ أَعْظَمَ حُرْمَةً عِنْدَ اللهِ مِنْكِ
Alangkah agungnya engkau dan besarnya kehormatanmu. Namun seorang mukmin lebih besar lagi kehormatannya di sisi Allah darimu.”7

Kerana itu saudariku…

Tutuplah cela yang ada pada dirimu dengan menutup cela yang ada pada saudaramu yang memang patut ditutup. Dengan engkau menutup cela saudaramu, Allah Subhanahu wa Ta’ala akan menutup celamu di dunia dan kelak di akhirat. Siapa yang Allah Subhanahu wa Ta’ala tutup celanya di dunianya, di hari akhir nanti Allah Subhanahu wa Ta’ala pun akan menutup celanya sebagaimana Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
لاَ يَسْتُرُ اللهُ عَلَى عَبْدٍ فِي الدُّنْيَا إِلاَّ سَتَرَهُ اللهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ
Tidaklah Allah menutup aib seorang hamba di dunia melainkan nanti di hari kiamat Allah juga akan menutup aibnya8.” [HR. Muslim no. 6537]

Wallahu ta’ala a’lam bish-shawab.

Catatan kaki:

1 Jami’ul Ulum Wal Hikam (2/291).
2 Baik seseorang yang disebarkan kejelekannya itu benar-benar terjatuh dalam perbuatan tersebut ataupun sekedar tuduhan yang tidak benar.
3 Jami’ul Ulum Wal Hikam (2/293), Syarhul Arba’in Ibnu Daqiqil Ied (hal. 120), Qawa’id wa Fawa`id minal Arba’in An-Nawawiyyah, (hal. 312).
4 Syarhul Arba’in An-Nawawiyyah, Asy-Syaikh Ibnu ‘Utsaimin (hal. 390-391).
5 Yakni lisannya menyatakan keimanan namun iman itu belum tertancap di dalam hatinya.
6 Yang dimaksud dengan aurat di sini adalah aib/cacat atau cela dan kejelekan. Dilarang mencari-cari kejelekan seorang muslim untuk kemudian diungkapkan kepada manusia. [Tuhfatul Ahwadzi]
7 Diriwayatkan oleh at-Tirmidzi no. 2032
8 Al-Qadhi ‘Iyadh rahimahullahu berkata: “Tentang ditutupnya aib si hamba di hari kiamat, ada dua kemungkinan. Pertama: Allah akan menutup kemaksiatan dan aibnya dengan tidak mengumumkannya kepada orang-orang yang ada di mauqif (padang mahsyar). Kedua: Allah Subhanahu wa Ta’ala tidak akan menghisab aibnya dan tidak menyebut aibnya tersebut.” Namun kata Al-Qadhi, sisi yang pertama lebih nampak karena adanya hadits lain.” [Al-Minhaj Syarh Shahih Muslim, 16/360]
Hadits yang dimaksud adalah hadits dari Abdullah bin ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata, “Aku pernah mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إِنَّ اللهَ يُدْنِي الْمُؤْمِنَ فَيَضَعُ عَلَيْهِ كَنَفَهُ وَيَسْتُرُهُ فَيَقُوْلُ: أَتَعْرِفُ ذَنْبَ كَذَا، أَتَعْرِفُ ذَنْبَ كَذَا؟ فَيَقُوْلُ: نَعَمْ، أَيْ رَبِّ. حَتَّى إِذَا قَرَّرَهُ بِذُنُوْبِهِ وَرَأَى فِي نَفْسِهِ أَنَّهُ هَلَكَ، قَالَ: سَتَرْتُهَا عَلَيْكَ فِي الدُّنْيَا، وَأَنَا أَغْفِرُهَا لَكَ الْيَوْمَ. فَيُعْطِي كِتَابَ حَسَنَاتِهِ …

Sesungguhnya (di hari penghisaban nanti) Allah mendekatkan seorang mukmin, lalu Allah meletakkan tabir dan menutupi si mukmin (sehingga penghisabannya tersembunyi dari orang-orang yang hadir di mahsyar). Allah berfirman: ‘Apakah engkau mengetahui dosa ini yang pernah kau lakukan? Apakah engkau tahu dosa itu yang dulunya di dunia engkau kerjakan?’ Si mukmin menjawab: ‘Iya, hamba tahu wahai Rabbku (itu adalah dosa-dosa yang pernah hamba lakukan).’ Hingga ketika si mukmin ini telah mengakui dosa-dosanya dan dia memandang dirinya akan binasa karena dosa-dosa tersebut, Allah memberi khabar gembira padanya: ‘Ketika di dunia Aku menutupi dosa-dosamu ini, dan pada hari ini Aku ampuni dosa-dosamu itu.’ Lalu diberikanlah padanya catatan kebaikan-kebaikannya…” [HR. Al-Bukhari dan Muslim]

www.tips-fb.com

Artikel itu.....

Penulis : Abu Faris 'Audah Abdul Hadi

Sekadar huraian kepada artikel sebelum ini,
Aku 'Ter'suka kat dia dah...
artikel ini terpaksa dibuang kerana terlalu banyak fitnah yang timbul kerananya,

Maaf seandainya artikel tu,
dah buatkan ada peribadi yang tidak selesa,
Maaf seandainya artikel tu,
menunjukkan yang diri ni mengada-ngada,
Maaf seandainya artikel itu,
dah menunjukkan kondisi diri yang semakin meliar..

Terima kasih juga pada yang memuji,
bukan semua artikel insan ini menjadi,
tapi aku syukur,
sebab pernah lakukannya,
walaupun sekali.

berkaitan persoalan,
siapa insan yang berada dibelakang artikel tu,
siapa yang cuba dibawa dalam artikel tu,
persoalan ini,
tak nak beri komen yang panjang tentangnya.
cukup sekadar aku katakan,
bila berbicara tentang cinta,
tidak semestinya ada watak wanita bersama.

Jika ada,
aku juga seorang manusia,
perasaan aku tentang cinta juga ada.
Impikan wanita utk jadi peneman.
sebab itulah fitrah seorang manusia.
Jika tiada,
pandanglah cinta dari sudut berbeza,
perkataan yang paling digemari remaja2,
tapi ruang lingkup perbincangan mereka,
terlalu kecil berkaitan isu cinta.

Maaf sekali lagi,
kepada insan2 yang aku dah buatkan dia tidak selesa,

Terima kasih juga pada seorg insan,
yang menegur aku,
aku simpulkan nasihatnya dalam 2 rangkap kata,
"Jangan bermain dengan ombak itu,
ombak itu besar dan boleh melemaskan."

Moga Allah membalas kebaikan kamu dengan kebaikan yang banyak.


www.tips-fb.com

Saturday, April 10, 2010

Untuk Rakan2..selamat menghadapi Final Exam..

Penyambung sebar : Abu Faris 'Audah Abdul Hadi
Idea asal : Abu Muo 3SET

Dibawah ini ditunjukkkan sindrom2 tatkala final exam...
All da Bes utk semua rakan2 yang sedang ambil peperiksaan akhir a.k.a Final Exam

Doa(D)
Usaha(U)
Ikhtiar(I)
Tawakal(T)


Selamat mencuba konsep DUIT..
(bukan utk budak yg mata duitan tu ek)
Moga Allah membantu kalian.
Dan mempermudahkan urusan semuanya.
Allahumma ameen..

**********************************

FINAL PUNYE PASAL

http://emo.huhiho.com
mlm sblm exm

http://emo.huhiho.com
paginye

http://emo.huhiho.com
smgt je lebih

http://emo.huhiho.com
azam tuk exm ni

http://emo.huhiho.com
time jawab

http://emo.huhiho.com
dan lagi

http://emo.huhiho.com
slps exm

http://emo.huhiho.com
1 paper je pn..huhu

http://emo.huhiho.com
petangnye

http://emo.huhiho.com
smgt tuk nex paper

http://emo.huhiho.com
xsmpi 5 mnt

http://emo.huhiho.com
tawakal je r, da usaha

http://emo.huhiho.com
yg pentg disini

http://emo.huhiho.com
walaupn ape kegagalan

http://emo.huhiho.com
but life must go on..haha


Thanks to Abu for this article..
www.tips-fb.com

Selamat Ulang tahun perkahwinan Ummi dan Abah tersayang!!

Penulis : Abu Faris 'Audah Abdul Hadi



Salam sayang untuk Ummi dan Abah.
Yang dah mendidik adi sampai berjaya ada di Universiti.
tak pernah jemu dalam mendidik diri ni,
Nak membalas jasa, bimbang tidak mampu,
sebab terlalu banyak jasa ummi dan abah pada adi.

Dalam tak sedar,
dah 28 tahun ummi dan abah bersama,
sekarang, anak2 ummi dan abah dah besar2.
terima kasih sangat2..
mudah-mudahan kami dapat jadi anak yang soleh dan solehah untuk ummi dan abah.

nukilan diri untuk Ummi Abah
Mohon maaf atas segala kesilapan dalam bertindak
tertinggi suara ketika berbicara,
terlanjur dalam berkata,
Adi terlalu inginkan untuk jadi anak yang soleh,
tapi seringkali bertindak menderhaka atau melukakan,
Adi harap ummi dan abah akan sentiasa doakan adi.
Baik dari segi ibadah, akhlak dan urusan kehidupan.
mudah-mudahan adi akan jadi salah seorang orang yg dapat tenangkan hati ummi dan abah.








Ya Allah,
Sesungguhnya aku tak mampu untuk membalas jasa ummi dan abahku,
Kupohon agar, mereka diletakkan ditempat sebaik-baik tempat kembali,
syurga hakiki dan abadi.
Kuharapkan seperti kata Rasul-Mu,
Dimana, orang beriman akan dikumpulkan bersama orang yang disayangi.
Himpunkan kami disyurga abadi.
Allahumma Ameen.






www.tips-fb.com

Friday, April 2, 2010

Have You..??

Artikel Asal : Ummu Saif
Pengulang cetak : Abu Faris 'Audah Abdul Hadi

"Two souls with but a single thought,
Two heart that beat as one"
-John Keats-


To really love a woman
To understand her – you gotta know it deep inside
Hear every thought – see every dream
N’ give her wings – when she wants to fly
Then when you find yourself lyin’ helpless in her arms
You know you really love a woman

When you love a woman you tell her
that she’s really wanted
When you love a woman you tell her that she’s the one
she needs somebody to tell her
that it’s gonna last forever
So tell me have you ever really
- really really ever loved a woman?

To really love a woman
Let her hold you -
til ya know how she needs to be touched
You’ve gotta breathe her – really taste her
Til you can feel her in your blood
N’ when you can see your unborn children in her eyes
You know you really love a woman

When you love a woman
you tell her that she’s really wanted
When you love a woman you tell her that she’s the one
she needs somebody to tell her
that you’ll always be together
So tell me have you ever really -
really really ever loved a woman?

You got to give her some faith – hold her tight
A little tenderness – gotta treat her right
She will be there for you, takin’ good care of you
Ya really gotta love your woman…

Then when you find yourself lyin’ helpless in her arms
You know you really love a woman
When you love a woman you tell her
that she’s really wanted
When you love a woman you tell her that she’s the one
she needs somebody to tell her
that it’s gonna last forever
So tell me have you ever really
- really really ever loved a woman?

Just tell me have you ever really,
really, really, ever loved a woman? You got to tell me
Just tell me have you ever really,
really, really, ever loved a woman?

Have you ever loved a woman – Bryan Adams

www.tips-fb.com

Fikiran yang tak menentu..

Penulis : Abu Faris 'Audah Abdul Hadi

Assalamualaikum....malam ni xnak jiwang lagi..hehe..sekadar sembang2..dekat final dah kan..
Adoyai...masa cam dah x cukup dah ni...tp aku main jek banyak..

2 hari lepas...aku da tengok cita ttg budak2 Uni. Harvard. Smart gila diorg blajar..smart in stdy management..n satu perbezaan yg agak ketara antara diorg dan aku.. diorg bila buka laptop...buat keja...no chatting, no blogging, no gaming...tp aku, terbalik...buka laptop, game, chatting, blog, buka soccernet...haish...camna nak disiplin diri ni...

Satu lagi, aku kagum cara diorg belajar..dalam keta, di hospital, kat kedai makan, semua leh jadi tempat belajar..nice...aku harap aku dpt buat cam diorg...NO TIME LEFT!!! EVERY SECOND WILL BE CHANGE WITH KNOWLEDGE!!!...

so, dlm usaha kearah tu... aku dah cuba susun beberapa langkah sejak awl sem..

i) sentiasa bawa buku walau nak g mana2...(tandas x la..haish)..walaupun x baca...tp disiplinkan diri dulu..biar rasa janggal kalau x bawa buku..alhamdulillah, agak menjadi..

ii) Aku tgh usaha, bila dah bawa buku, pastikan dibaca bila ada saja ruang kosong yg tidak digunakan...Masa yg terluang akan dipenuhi dengan membaca...KNOWLEDGE...KNOWLEDGE..and KNOWLEDGE..

iii) Seandainya step kedua ni berjaya, aku harap, aku dpt kongsi segala ilmu yg aku ada dgn sapa2 saja...berbincang dgn org yang lebih tahu dari aku ttg part2 yg tidak jelas..dan perlu penerangan..Bila masa nak bercerita?? bila2 saja..jika ada ruang yg x boleh baca buku... cthnya, time makan, atas motor, tgh jalan2 atau perkara2 yg seangkatan dgnnya...

hurm,...ni antara perancangan mendisiplinkan diri yg mungkin ambil masa skit..nak biasakan dgn suasana lagi...tapi ni exam dah dekat ni...nak wat camna??

Usaha + Do'a, then tawakal la..insyaAllah...
buat pa yg termampu...
never givup..
strive 4 xcellence...hah!! apa lagi...
ganbatte kudasai...
chaiyokk2!!
bahsya!!
fighting...
wrestling...
boxing...
"silat"ing...
"taekwando"ing...
"sumo"ing...
"silambam"ing...
"kung-fu shaolin"ing...

dan sebagainya....dah2 xnak ngarut dah...jom study...

All da Best utk kawan2!!!!!!!!!
www.tips-fb.com

Dari Mana Mereka?

free counters

Template by:
Free Blog Templates